Tekantombol Windows + R di keyboard untuk membuka fitur Run. Ketikan "temp" (tanpa tanda petik). File explorer akan terbuka dan menunjukan seluruh Folder Temp. Select semua folder yang muncul kemudian tekan Delete pada keyboard. Setelah selesai, tekan tombol Windows + R lagi di keyboard. Pada fitur Run ketikan %temp%.
Caramelakukannya juga sangat mudah, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini. Langkah 1: Tekan tombol Windows + I untuk membuka Settings. Langkah 2: Pada menu Settings, pilih opsi System > Display. Langkah 3: Di bawah opsi Brightness and colour, ubah posisi bar ke kiri untuk meredupkan layar komputer.
Masih banyak pengguna Microsoft Word yang belum mengetahui cara mudah merapikan teks dengan cepat dan efektif pada ketikan mereka. Selama ini, pasti di antara kalian masih ada yang merapikan teks di Microsoft Word secara manual satu per satu.. Hal tersebut sangat memakan waktu dan dapat menghambat kinerja kalian dalam mengerjakan tugas atau kerjaan lainnya.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Bingung bagaimana cara merapikan file di komputer? Yuk, simak di sini! Tentu saja kita sangat frustasi dan pusing, ketika kita tidak dapat menemukan file yang kita cari. Padahal, anda sudah mencarinya kemana-mana, mulai dari folder satu ke folder lainnya. Mungkin saja, file yang anda cari hilang, atau lebih parahnya lagi, sudah terhapus. Di Windows, sudah tersedia Windows Search untuk mencari file. Tentu saja, mengandalkan search di Windows, anda harus mengetahui nama file tersebut. Namun, tidak selamanya anda harus mengandalkan Windows Search di Windows. Bagaimana jika anda lupa nama filenya? Cara yang paling tepat adalah dengan mengorganisir file dan folder di Windows Explorer. Windows Explorer sama saja seperti meja kerja anda. Jika meja kerja anda berantakan, maka anda akan susah mencari berkas yang anda inginkan. Untuk itu, merapikan file dan folder akan menjadi solusi yang sangat tepat. Anda tentunya tidak ingin menghabiskan waktu, hanya untuk mencari file bukan?Berikut saya bagikan tips dalam memanajemen file di laptop / komputer Anda dengan baik. 1. Jangan Menunda untuk Menyimpan File di Tempat yang Seharusnya Kebanyakan orang menunda untuk segera menyimpan filenya di tempat yang seharusnya, malah kita sering mengatakan nanti saja dirapikannya, simpan disini aja dulu biar cepat. Alhasil, kita lupa dan file kita pun berserakan bahkan tidak jarang kita menyimpan file di desktop dengan asumsi agar cepat ditemukan namun membuat desktop kita penuh dan membuat kita sulit menemukan file tersebut dikarenakan terlalu banyaknya file. Prioritaskanlah kerapian dan keteraturan penyimpanan file sebelum menyimpan file karena jika kita terus menunda-nunda dan file yang berserakan sudah menumpuk maka kemalasan pun melanda dan terus begitu. 2. Cara Merapikan File di Komputer dengan Gunakan folder Simpan file Anda didalam folder, agar lebih terorganisir. Kelompokkan file-file Anda dan beri nama pada folder sesuai pengelompokkannya. Buatlah sub-sub folder agar lebih detail, jelas dan rapi. Berikan penamaan folder dan sub-sub folder agar lebih jelas dan detail. Untuk membantu keperluan Anda, Anda bisa mengkategorikan folder dan file Anda baik berdasarkan nama, tanggal, ukuran, tipe dan sebagainya. 3. Aturlah Letak Penyimpanan File Download Sebaiknya Anda mengatur browser agar mengirimkan konfirmasi saat akan menyimpan file yang didownload agar dapat menentukan di folder mana, file akan disimpan. Hal ini akan membuat semua file download tidak tertumpuk pada satu folder. Cara Pengaturannya di Firefox adalah klik Alat > Pengaturan > Umum > Unduhan > Selalu tanyakan lokasi penyimpanan berkas ditandai. 4. Cara Merapikan File di Komputer dengan Hapus File Tak Penting Anda sebaiknya tidak menunda untuk menghapus file yang tidak penting agar tersedia lebih banyak space kosong di diskdrive Anda dan Anda pun pada akhirnya Anda lupa menghapusnya sehingga banyak file yang tidak penting mengisi memori. 5. Memberikan nama File dan Folder Pendek, namun tepat Aspek penting lainnya dalam mengorganisir file dan folder adalah penamaan folder. Cobalah memberikan nama folder yang pendek, namun sedetail mungkin anda langsung mengerti, apa saja isi dari folder tersebut. Jika anda ingin membagikan folder tersebut kepada orang lain, anda tentu saja tidak mau direpotkan orang itu bertanya kepada anda, dimana file tersebut ditaruh. Dengan penamaan yang pendek, namun mendetail, orang lain dapat mencari file dengan mudah. Sebagai contoh, janganlah memberi nama folder “berkas – berkas sekolah”, namun berilah nama folder “Sekolah”. Selain itu, penamaan dengan memberikan kapitalisasi pada awal kata, aka menjadikan folder terlihat lebih rapi. Lalu, didalam folder Sekolah, anda bisa menaruh folder lagi, menurut file apa saja yang ada. Misalnya, anda bisa menaruh folder SD, SMP, atau SMA anda, sehingga anda bisa membedakan, mana file sewaktu anda SD, dan mana file sewaktu anda SMP. 5. Mengganti Ikon Folder Jika bisa, Ada sebaiknya mengganti ikon folder Anda dengan ikon yang menggambarkan kategori dari folder Anda tersebut sehingga Anda lebih mudah mengenali folder tersebut. 6. Lakukan Backup Data Untuk file-file penting, sebaiknya Anda melakukan backup file agar terhidar dari masalah kerusakan ataupun kehilangan data. Anda bisa memindahkannya ke folder lain, upload ke internet sepeti google drive, cloud, dan sebagainya. Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merapikan file digital yang ada di laptop atau PC. Jika memiliki folder yang rapi, kan, tentunya kamu jadi lebih mudah mencari dokumen yang ingin digunakan. Setelah melihat cara merapikan file komputer di atas, sekarang saatnya kamu mempraktikkan, tuh! Apakah anda sedang mencari jasa Servis Komputer atau Perbaikan Laptop ? Booking jasa service atau perbaikan Komputer melalui Suwun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. BLOG kita diibaratkan seperti lemari pakaian. Apabila tidak diatur dan disusun bajunya, maka kita akan kesulitan menemukan baju yang ingin kita pakai ketika kita ingin memakainya. Sama seperti pada lemari pakaian, baju-baju itu anggaplah file-file kita yang tersimpan di computer. Apabila tidak tersimpan dengan rapi, maka kita akan kesulitan untuk menemukan dan mengakses sebuah file disaat kita ingin berbagi tips kepada anda berdasarkan pengalaman pribadi saya karena sebelum saya menerapkan cara-cara yang akan saya share kepada anda, saya selalu mengalami kesulitan menemukan file-file yang ingin saya akses karena saya lupa difolder mana saya menyimpannya, nama file juga saya tidak ingat, sampai-sampai mesin pencari di computer saya tidak bisa menemukannya karena saya sering salah mengingat nama mulai mengatur file-file yang anda punya ada baiknya anda mengompres program installer anda dengan program kompresi yang sering anda gunakan. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Karena ada virus yang dapat menginjekkan kode virus kedalam program installer yang tidak terkompresi seperti virus Setelah itu, pastikan tidak ada file selain file program atau software di Drive C karena apabila suatu saat computer kita harus di install ulang, file kita tidak harus ikut terhapus karena proses install ulang tadi. Sekarang mari kita mulai menata file dalam computer Buatlah ini penting karena partisi yang akan kita gunakan ini akan kita gunakan untuk menyimpan dokumen kita. Apabila anda sudah membuat partisi, maka anda tidak perlu membuat partisi Buat folder-folder utama penyimpanan file. Dalam hal ini saya membuat lima folder utama di driver saya sesuai format filenya yaitu folder Dokumen untuk file dengan format word, excel, dan powerpoint, Musik, Image, Video, dan Setelah itu masukkan file-file anda yang berantakan tadi ke dalam folder sesuai kategori utama Apabila anda sudah selesai memasukkan file-file ke dalam folder-folder utama, maka anda bisa membuat sub folder didalamnya sesuai kategori yang anda inginkan. Anda bisa membuat berdasarkan format file lagi seperti misalnya membuat satu sub folder khusus untuk file dengan format word dsb, atau anda bisa membuatnya dengan kategori sesuai kepentingan file tersebut Saat anda memindahkan file-file anda ke dalam sub folder, periksa kembali file-file tersebut. Apabila ada file-file yang tidak penting atau sudah tidak terpakai lagi, anda bisa menghapusnya untuk mengurangi kuota driver yang terpakai. Kalau anda merasa sayang untuk membuangnya, anda mungkin bisa membuat back-up di CD atau Setelah file-file tersebut sudah anda pindahkan, anda bisa mengecek lagi nama-nama file tersebut. Apabila ada nama file yang menyulitkan anda untuk mengingatnya, mungkin anda bisa mengubah nama file tersebut dengan nama yang mudah untuk diingat. Saya biasanya membuat nama file saya dengan diawali judul sub folder tempat saya menyimpan file tersebut kemudian subjek file dan terakhir tanggal saya terakhir kali menggunakan file tersebut. Contohnya Draft proses pengecekan nama file selesai, maka anda pun sudah selesai merapikan file anda. Dengan cara ini saya bisa mengatasi kesulitan saya menemukan file-file saya di computer saya dan kalaupun saya lupa dimana saya menyimpannya, saya tinggal mengingat sub foldernya dan mencarinya di mesin pencari computer saya. Lihat Inovasi Selengkapnya
29 Apakah Anda sering merasa kesulitan pada saat menemukan file dokumen atau foto di laptop Anda? Tentu ini akan sangat menjengkelkan terlebih jika dokumen tersebut dibutuhkan saat ini juga. Itu tandanya Anda harus merapikan file yang ada di komputer Anda saat ini juga. Melihat file di komputer yang berantakan sudah tentu akan merugikan Anda sendiri nanti. Anda akan mengalami kesulitan saat mencari dokumen tertentu. Bahkan di bagian penyimpanan pun akan terlihat begitu berantakan. Tidak hanya pada bagian penyimpanan saja tapi layar dekstop jadi sering ikut-ikutan berantakan. Padahal merapikan file di komputer akan membuat Anda jadi lebih mudah dalam menyusun ataupun menemukan dokumen yang tengah dibutuhkan. Tidak hanya itu, tampilan laptop Anda pun akan terlihat lebih rapi nanti. Jika Anda tidak betah melihat folder atau file dokumen yang berantakan, sebenarnya Anda bisa gunakan software dan bisa juga tidak. Anda bisa gunakan fitur library yang biasanya sudah tersedia di windows 7 dan windows 8 yang akan memungkinkan Anda untuk dapat menyimpan file disana. Sama dengan namanya yakni library dimana Anda bisa masukkan file-file secara berkelompok misalnya my music. Pastikan di folder ini hanya ada musik dan audio yang Anda masukkan. Sementara file lain bisa diletakkan di tempat lain. Jadi dengan begitu, Anda bisa mudah mengakses file di kemudian hari. Selain dengan fitur library, Anda juga bisa gunakan folder. Dengan folder ini, file yang berantakan akan terlihat lebih rapi dan teratur. Anda dapat membuat folder untuk menjadi solusi terbaik saat ini. Dengan folder ini juga Anda bisa membuat kategorisasi pada file. Jadi misalnya Anda punya sebuah gambar dan ingin meletakkannya di folder gambarku. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan saat ingin file komputer terlihat lebih rapi dan memudahkan Anda dalam menemukan file yang dicari adalah melakukan organisir berdasarkan kategori atau bisa juga berdasarkan jenisnya. Misalnya ada file dokumen dari kuliah. Anda bisa atur mana file yang berasal dari Microsoft Word, mana yang dari Microsoft Excel dan mana yang dari Microsoft Power Point. Ini akan membuat Anda mudah dalam menemukan file yang tengah dicari saat ini. Tidak ada salahnya juga mengorganisir menurut tanggalnya karena ini juga akan sangat membantu nanti. jika Anda melakukan pencarian pada file dan sebelumnya Anda sudah memberi nama folder dengan tanggal. Tapi Anda juga harus menyematkan deskripsi baik di awal atau di akhir tanggal. Misalnya 04-04-2020 Liburan Ke Zoo. Manajemen Penyimpanan File Di Komputer Akan Memudahkan Segalanya Jika penyimpanan file di komputer Anda sudah rapi, bukankah ini akan memudahkan Anda sendiri nanti? Tentunya Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari file yang diinginkan. Selain itu, Anda juga tidak bole menunda meletakkan file di tempat yang seharusnya. Karena kebanyakan pengguna komputer sering menunda penyimpanan file di tempat yang tepat sehingga membuat file-file jadi berantakan kembali. Selain itu Anda juga harus prioritaskan pada kerapian dan keteraturan sebelum menyimpan file. Jika Anda selalu saja menunda dan file jadi berserakan tentu Anda pun akan malas untuk merapikan file kembali. Sebaiknya setiap file yang dibuat langsung tempatkan pada folder yang tepat karena ini akan berdampak baik untuk Anda kedepannya. Jika masih ingin informasi lebih lanjut, klik sumber ini.
Desktop komputer kamu berantakan? Tentunya kebanyakan dari kamu memiliki desktop dengan berbagai icon yang ada di sana sini, entah masih terpakai atau tidak, terkadang hingga sulit menemukan icon atau file yang dicari. Saatnya untuk merapikan desktop komputer kamu. Bukan hanya memindahkan icon pada desktop, kamu bisa mulai memilih mana yang dibutuhkan dan membuang yang tidak lagi diperlukan. Tentunya tampilan desktop yang tertata akan memudahkan pekerjaan kamu, bukan? Desktop komputer diibaratkan meja kerja. Apabila berantakan, maka efisiensi kamu dalam bekerja akan berkurang, karena ketika kamu membutuhkan sesuatu, maka kamu perlu mencari - cari dulu di antara tumpukan 'barang' yang berantakan tersebut. Tidak mau mendownload atau menggunakan software untuk merapikan desktop kamu? Tidak masalah, karena kamu bisa merapikan desktop tanpa harus menggunakan software apapun. Beberapa software yang tersedia memang akan membantu kamu di kemudian hari, namun software tersebut tidak wajib kamu miliki. Rapikan Icon pada Desktop Banyak dari kamu, pengguna PC atau laptop memiliki berbagai macam icon di desktop. Tujuan untuk meletakkan shortcut pada desktop adalah agar kamu dapat dengan mudah mengakses program atau file yang dibutuhkan tanpa harus membuka menu start, atau membuka drive dan folder melalui My Computer terlebih dahulu. Seiring penggunaan, semakin banyak shortcut yang diletakkan di desktop sehingga hal ini tidak lagi menjadi seefektif yang diharapkan, dimana terkadang kamu perlu mencari cari letak icon yang dibutuhkan. Selain meletakkan shortcut, kamu mungkin juga menggunakan desktop untuk menyimpan berbagai dokumen secara cepat. Mungkin kamu berencana untuk menyimpan file ini di tempat lain, namun belum sempat atau memang benar benar lupa untuk melakukannya. Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk merapikan desktop adalah untuk memilih mana yang diperlukan dan mana yang tidak diperlukan pada desktop. Hal ini mungkin bagian yang paling berat untuk dilakukan, karena kamu harus memilah satu persatu, menentukan mana yang diperlukan, dimana file tersebut akan disimpan dan sebagainya. Berikut contoh desktop yang tertata rapi Mulai dari Start Menu Sekarang, kamu bisa mulai dengan membersihkan Start Menu hanya dengan beberapa langkah mudah. Klik kanan pada taskbar dan pilih Properties . Klik pada bagian tengah tab, Start Menu . Hilangkan tanda centang yang ada disini. Kamu tidak membutuhkan hal ini, karena program yang sering kamu gunakan sudah di-pinned pada Start Menu. Untuk mem-pinned sebuah program, klik Start -> All Programs atau kamu bisa cari di kotak search yang tersedia. Setelah program yang kamu inginkan ditemukan, klik kanan dan pilih Pin to Start Menu . Lakukan hal ini untuk program lain yang kamu butuhkan. Terdapat banyak kostumisasi yang bisa kamu lakukan pada Start Menu yang memungkinkan kamu untuk menambah dan menghapus folder, pengaturan tampilan sebagai link atau menu, bahkan ukuran icon yang kamu inginkan. Kamu bisa melakukan pengaturan dengan meng-klik Customize di bawah Start Menu pada tab Properties. Bagaimana hal ini membantu? Misalnya jika kamu ingin mengakses folder Downloads yang ada di desktop. Kamu bisa memilih pengaturan apakah icon tersebut akan diakses sebagai link atau sebagai menu, kemudian menghilangkan icon tersebut dari desktop. Hal ini berguna untuk folder yang jarang kamu buka, namun kamu tetap ingin memiliki akses cepat untuk membukanya saat dibutuhkan. Setelah kamu melakukan berbagai pengaturan pada Start Menu, tampilan akan lebih rapi dan tertata Mengatur Taskbar Pada versi Windows sebelumnya, terdapat sebuah area bernama Quick Launch untuk menempatkan program yang sering kamu gunakan. Sekarang, hanya terdapat area yang disebut taskbar . Hal yang menarik pada sistem Windows 7 adalah kamu bisa dengan mudah menambah fungsi pada program yang di-pinned tersebut, bukan hanya sebagai akses cepat untuk program tersebut. Tentunya kamu perlu meminimalisir program yang terdapat pada taskbar agar lebih diakses. Kamu bisa melakukan beberapa hal untuk merapikan tampilan taskbar pada Windows. Klik kanan pada taskbar, pilih Properties. Pastikan pilihan Taskbar is locked dicentang, hal ini akan sangat memudahkan kamu. Pengaturan lain yang bisa kamu pilih adalah Auto Hide Taskbar. Kamu bisa memilih mengaktifkan fitur ini untuk member tampilan full-screen yang lebih bersih, terutama bagi kamu pengguna laptop atau netbook dengan layar yang kecil. Selain itu, kamu juga bisa memilih pengaturan ukuran icon. Ukuran icon kecil akan membuat tampilan lebih rapi. Berikut tampilan icon dengan ukuran kecil. Silakan coba ukuran kecil ini pada komputer kamu. Apakah kamu ingin menggunakan icon besar atau kecil, itu pilihan kamu. Manfaatkan Windows Explorer Pop-up Menu Pop-up Menu disini bukan tampilan yang muncul ketika kamu mengarahkan mouse di taskbar. Klik kanan pada icon Windows Explorer di taskbar, maka sebuah menu pop-up akan muncul. Disini kamu bisa mengakses berbagai folder yang sudah kamu Pin di Start Menu. Kamu juga bisa mengatur letaknya hanya dengan men-dragnya langsung ke posisi yang kamu inginkan. Notification Tray Pada versi Windows sebelumnya, Notification Tray tidak tertata dengan baik, sehingga tidak dapat digunakan secara maksimal seperti pada Windows 7. Disini kamu bisa melakukan pengaturan sehingga Notification Tray dapat digunakan sesuai kebutuhan dan keinginan kamu. Dengan melakukan pengaturan Notification Tray, kamu bisa memiliki desktop sesuai keinginan kamu. Software Pengaturan Desktop Pada awal artikel ini, disampaikan bahwa kamu bisa menggunakan software tambahan untuk membuat desktop kamu lebih tertata. Silakan gunakan salah satu software desktop di bawah yang sesuai dengan preferensi kamu untuk mendapatkan tampilan desktop yang lebih rapi. RocketDock Software RocketDock merupakan salah satu favorit dalam pengaturan desktop. Dengan menggunakan RocketDock, kamu bisa merapikan icon pada desktop berdasarkan kategori yang kamu tentukan sendiri. Hal ini tentu sangat membantu ketika kamu membutuhkan suatu program atau file yang terdapat di desktop. Fences Fences adalah software yang memungkinkan kamu untuk memilah dan menentukan letak icon berdasarkan type. Kamu akan diberikan pilihan untuk dapat membuat Fences sendiri, atau langsung mengatur tipe kategori secara otomatis, hampir sama seperti RocketDock. Dengan menggunakan fences, kamu bisa memagari icon pada desktop berdasarkan kategori, sehingga akan sangat memudahkan kamu untuk mencari suatu program atau file yang dibutuhkan. Fitur lain yang ditawarkan Fences, yaitu kamu bisa menyembunyikan semua icon yang ada di desktop hanya dengan double klik pada desktop, kemudian memunculkannya kembali dengan cara yang sama. Nah, sekarang kamu bisa mengatur dan merapikan tampilan desktop kamu sehingga lebih mudah diakses. Apakah kamu punya tips lain untuk merapikan desktop yang berantakan? Silakan share disini. Sumber
translation by you can also view the original English article Jika Anda membaca ini, ada kemungkinan komputer Anda berantakan. Anda punya file di seluruh desktop Anda, folder Downloads dijejali aplikasi installer dari dua tahun lalu, dan siapa yang tahu di mana file yang dibutuhkan Jason dari Billing kemarin. Mari kita lihat cara memperbaikinya. Sekarang, sebelum mendalami, kita perlu mengatasi masalah terbesar dengan sistem organisasi file apa pun yaitu Anda. Tidak ada gunanya menyiapkan sistem file yang rumit di mana setiap folder diberi kode warna, tag, dan referensi silang dengan setiap folder lainnya. Itu akan berlangsung sekitar tiga menit. Prioritas pertama Anda adalah mengimplementasikan sistem yang benar-benar dapat Anda ikuti. Saya ingin Anda pergi dan mencari di lemari Anda; jika semuanya tertata dengan rapi, bagus, Anda bisa mulai dengan barang-barang canggih lainnya. Di sisi lain, jika Anda bahkan tidak dapat memisahkan baju dan kaos kaki Anda, maka Anda harus mulai dengan pengaturan yang sangat sederhana yang bisa Anda ikuti. Ingat, seperti halnya tujuan apapun — dan kami memiliki panduan lengkap untuk menetapkan tujuan yang harus Anda periksa — konsistensi adalah hal yang paling penting. Anda dapat menambahkan lebih banyak kompleksitas nanti. Dengan semua itu, apakah Anda siap untuk belajar tentang mengatur atau organizing folder? Mari kita mulai. Cara Mengelola File Komputer Tentukan Struktur Ada tiga cara utama untuk Anda dapat menyusun sistem file Anda berbasis proyek atau klien, berbasis tanggal, dan berbasis tipe file. Ada pro dan kontra untuk setiap metode pengorganisasian folder dan Anda dapat menggunakan sebuah kombinasi, misalnya mengelompokkan segala sesuatu berdasarkan proyek tetapi dalam setiap proyeknya mengelompokkan berbagai hal berdasarkan jenis file atau mengelompokkan segala sesuatu berdasarkan tahun tetapi dalam setiap tahunnya mengelompokkannya berdasarkan klien. Mari kita lihat setiap cara untuk mengelola file-file komputer. Anda harus memilih metode yang paling sesuai dengan alur kerja Anda dan tetap menggunakannya. 1. Proyek atau Sistem Organisasi File Berbasis Klien Suatu struktur berbasis proyek project atau klien client mungkin yang paling sederhana untuk dipertahankan. Setiap proyek atau klien — bagaimana Anda membagi sesuatu benar-benar tergantung pada jenis pekerjaan yang Anda lakukan — mendapatkan folder khusus sendiri. Di dalam setiap folder proyek atau klien, Anda menyimpan semua file dan dokumen yang relevan. Apa yang membuat pengaturan proyek atau klien bekerja dengan sangat baik adalah bahwa metode ini tidak tertalu memusingkan. Jika file A ada hubungannya dengan klien X, ia masuk ke folder X. Jika file B ada hubungannya dengan klien Y, maka, yang mengejutkan, ia masuk ke folder Y. Jika Anda memiliki banyak proyek untuk klien yang sama, Anda dapat memberikan masing-masing proyek folder tingkat atas sendiri atau memiliki folder proyek tersendiri di dalam setiap folder klien. Di mana sistem file berbasis proyek atau klien mulai berantakan adalah ketika Anda berurusan dengan banyak file umum yang ada hubungannya dengan beberapa proyek atau organisasi secara keseluruhan. Anda dapat menyiasati folder file proyek "General", tetapi itu dapat dengan cepat membuat lebih banyak masalah daripada menyelesaikannya. Demikian pula, masalah file duplikat hampir tidak pernah ada jawabannya. Suatu saat Anda mungkin mengalami kesulitan dengan pengaturan proyek atau klien adalah ketika ada banyak file yang berbeda sehingga setiap folder berantakan total. Solusinya adalah menggunakan salah satu dari dua pengaturan ini dalam folder proyek atau klien Anda. Secara umum, saya akan merekomendasikan ke pengaturan proyek atau klien yang diatur secara default. Sangat mudah untuk diikuti dan itu akan memberi komputer Anda sedikit organisasi yang sangat dibutuhkan. Bahkan jika setiap proyek atau folder klien sedikit berantakan, segalanya akan jauh lebih baik daripada sebelumnya. 2. Sistem Organisasi File Berbasis Tanggal Dengan struktur berbasis tanggal date, Anda biasanya memiliki folder untuk setiap tahun dengan subfolder untuk setiap bulan. Bergantung pada berapa banyak file yang Anda gunakan, Anda juga dapat memiliki subfolder lebih lanjut untuk setiap minggu meskipun mungkin terlalu banyak berlebihan. Hal yang menyenangkan tentang struktur berbasis tanggal adalah membuatnya sangat mudah untuk menemukan file dari periode tertentu, misalnya, untuk melihat keuangan tahun lalu untuk Januari. Struktur berbasis tanggal adalah yang terbaik ketika Anda melakukan beberapa tugas yang sama atau bekerja dengan file serupa secara teratur. Jika Anda mendapatkan laporan keuangan atau pemasaran mingguan yang merupakan dokumen yang sama hanya dengan nomor yang berbeda maka itu ideal. Anda tidak dapat benar-benar mengelompokkan file-filr semacam itu menurut proyek karena Anda akan dengan cepat memiliki 200 laporan di masing-masing folder — dan semuanya adalah proyek yang sama — jadi Anda kembali ke titik awal. Masalah struktur berbasis tanggal terkait dengan kekuatannya. Kecuali jika Anda memiliki banyak file yang serupa, maka itu membutuhkan kerja keras dan Anda tidak akan repot untuk menggunakannya. Selain itu, cara ini tidak berfungsi dengan baik jika Anda bekerja pada file yang sama untuk periode waktu yang lama. Apakah Anda menyimpan presentasi pemasaran di folder bulan saat file itu dibuat? Bulan di mana Anda menyelesaikannya? Bulan terakhir Anda menggunakannya? Pikirkan pekerjaan seperti apa yang Anda lakukan. Mungkin akan sangat jelas jika sistem berbasis tanggal cocok untuk Anda atau tidak. 3. Sistem Organisasi File Berbasis Tipe File Sistem berbasis tipe type file mengelompokkan semuanya ke dalam folder berdasarkan jenis file apa itu. Metode ini tidak harus berdasarkan jenis file komputer, tetapi sebaliknya dapat menggunakan folder dengan nama seperti marketing presentations financials dan sejenisnya Dalam setiap folder, Anda meletakkan semua file seperti itu. Struktur berbasis tipe file biasanya tidak berfungsi dengan baik sebagai struktur terbaik Anda kecuali jika Anda hanya bekerja untuk satu perusahaan — atau diri Anda sendiri — dan tidak memiliki terlalu banyak file untuk ditangani. Saya benar-benar menggunakan cara ini karena pekerjaan saya sebagian besar dikelompokkan menjadi writing, photographing, dan invoicing. Bagi kebanyakan orang, struktur berbasis tipe file berfungsi paling baik ketika diterapkan dalam striktur berbasis klien atauproyek atau pun tanggal. Jika folder klien Anda menjadi berantakan, menambahkan subfolder berbasis tipe file adalah cara yang bagus untuk menyelesaikan masalah. Sekali lagi, pikirkan pekerjaan apa yang Anda lakukan. Jika itu hanya beberapa hal berulang-ulang, maka metode pengorganisasian jenis file mungkin tepat untuk Anda. Jika tidak, tetap gunakan cara ini untuk subfolder. Yang Terpenting dari Semua Hal Backup Sekarang setelah Anda memutuskan bagaimana Anda akan mengelola file dan folder Anda, kami perlu membicarakan sesuatu yang sangat penting backup. Hard drive bisa — dan dapat — gagal. Saat Anda berjalan ke kantor Anda suatu pagi, mendengar suara berderak aneh dari PC Anda, dan Anda tidak pernah dapat mengakses file-file di dalamnya lagi. Atau laptop Anda bisa saja dirampas dari tangan Anda di peron kereta api saat Anda menyeruput kopi pagi Anda. Mengelola file dengan baik saja tidak cukup, Anda harus membuatnya aman. Kami memiliki panduan lengkap tentang cara membuat rencana back up yang sangat mudah serta artikel khusus tentang back up untuk PC atau Mac Anda, menggunakan Time Machine, jadi periksalah artikel-artikel itu untuk instruksi spesifiknya. Saya hanya akan memberikan gambaran umumnya di sini. Ketika membahas backup yang baik, Anda membutuhkan beberapa lapisan keamanan. Semuanya baik dan bagus untuk mencadangkan komputer Anda ke hard drive eksternal, tetapi apa yang terjadi jika rumah Anda terbakar dengan komputer dan drive cadangan di dalam? Semua data Anda hilang. Di sinilah offsite backup dan cloud backup datang. Sistem pilihan saya adalah menyimpan semua file penting saya di Dropbox saya — meskipun Anda juga dapat menggunakan Google Drive atau Microsoft OneDrive — sehingga segera setelah saya menyimpannya, mereka disimpan ke cloud. Ini bukan backup yang sebenarnya karena tidak ada versi dan opsi pemulihan terbatas, tetapi ini adalah lapisan pertama yang hebat. Jika Anda memiliki koneksi internet cepat, diizinkan oleh kebijakan perusahaan, dan tidak bekerja dengan terabyte data, maka menyimpan semua file yang Anda kerjakan di layanan cloud adalah cara terbaik untuk menjaga keamanannya. Cara ini juga memiliki manfaat untuk membuat file Anda dapat diakses dari mana saja. Selain menggunakan Dropbox untuk mengamankan data saya, saya juga menggunakan layanan backup cloud khusus. Saya sarankan Anda memeriksa Backblaze. Ini tidak hanya berarti saya punya dua salinan di luar kantor dari semua file saya, tetapi saya punya opsi untuk memulihkan versi sebelumnya previous version dan mengembalikan semuanya jika perlu. Akhirnya, ketika saya melakukan sesuatu di mana ada kesempatan saya yang mungkin kehilangan banyak data — seperti meng-update komputer saya — saya membuat cadangan lokal sehingga saya dapat dengan cepat memulihkan sesuatu tanpa harus menunggu mereka mengunduh dari internet. Anda tidak perlu menyalin file-file di cloud, tetapi Anda benar-benar harus memiliki satu cadangan di luar kantor, otomatis semua file penting Anda ada di sana. Jika tidak, Anda berisiko kehilangan semua data Anda. Praktik Terbaik Untuk Mengelola File Komputer Seperti yang saya tekankan di bagian atas artikel ini, hal paling penting tentang membuat struktur file yang terorganisir adalah Anda tetap menerapkannya. Berikut adalah beberapa praktik terbaik untuk melakukan hal itu dan juga menggunakan pengaturan Anda yang baru yang rapi tentunya. Lewatkan Desktop. Jangan pernah menyimpan file di Desktop Anda. Itu hanya akan terlihat kacau dan berantakan. Tidak apa-apa untuk menyeret file dari USB ke Desktop Anda, tetapi kemudian harus segera dikelola. Lewatkan Downloads. Jangan biarkan file duduk di folder Downloads Anda. Pilihannya adalah menyimpan mereka di suatu tempat atau menghapusnya. Segera kirim file. Jika Anda menunggu untuk segala halnya jadi lepas kendali. Segera setelah Anda membuat atau menerima file, letakkan di tempat yang seharusnya. Urutkan semuanya seminggu sekali. Dengan itu, setiap Senin pagi atau Jumat malam, lihatlah file-file yang telah Anda kerjakan pada minggu itu dan pastikan semuanya ada di tempat yang tepat. Rapikan semuanya, hapus semua file yang tidak perlu, dan biasanya kan berhenti menjadi berantakan sebelum terlalu buruk. Jika Anda menggunakan Mac, ada aplikasi seperti Hazel yang dapat mengotomatiskannya untuk Anda. Gunakan nama deskriptif. Saat Anda memberi nama file Anda, beri mereka nama deskriptif. "Rencana pemasaran" itu buruk. "Rencana Pemasaran - Klien X - Januari" jauh lebih baik. Pencarian itu sangat berguna. Fitur Pencarian dalam sistem operasi modern sangat berguna. Jika Anda tidak dapat menemukan file dengan melihatnya, coba mencarinya. Jika Anda memberi nama file dan folder Anda dengan benar, akan mudah untuk ditemukan. Jangan gunakan terlalu banyak folder. Memiliki terlalu banyak folder bersarang akan mengganggu. Setiap folder harus memiliki minimal sekitar 10 file di dalamnya. Jika Anda hanya memiliki dua atau tiga file di setiap folder, Anda perlu mempertimbangkan kembali struktur Anda. Tetap konsisten. Jangan menyerah setelah beberapa hari. Selalu butuh sedikit waktu untuk beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Berkomitmen untuk menggunakan struktur file Anda selama beberapa minggu sebelum membatalkannya. Terus mengutak-atik. Sistem top down itu bodoh; mereka jarang bekerja dengan baik. Mulailah dengan salah satu struktur yang saya rekomendasikan dan kemudian atur sesuai keinginan Anda. Sesuaikan dengan alur kerja Anda daripada mencoba memaksa alur kerja Anda untuk beradaptasi dengan struktur file yang kaku. Penutup Komputer yang terorganisir jauh lebih menyenangkan untuk digunakan. Jika Anda tahu di mana setiap file disimpan maka itu bukan lagi mimpi buruk ketika seseorang datang dan meminta file ini-dan-itu dari dua tahun lalu; file ini ada di folder dan subfolder yang disebut 2016 > Materi Pemasaran atau sejenisnya. Dan begitu Anda memiliki sistem organisasi file, hal tersebut benar-benar tidak sulit untuk bertahan. Hanya butuh beberapa jam di suatu sore untuk menyiapkannya dan Anda akan baik-baik saja.
cara merapikan file di laptop